Fungsi Finance Time Value of Money (Future Value dan Present Value)
Fungsi penghitungan kredit
flat & floating (Fungsi PMT/Payment) berfungsi untuk menentukan
besarnya nilai setiap kali pembayaran angsuran dengan bunga efektif selama
periode waktu tertentu. Fungsi tersebut mempunyai bentuk penulisan sebagai
berikut:
Rumus : =PMT(rate,nper,pv,fv,type)
- rate adalah tingkat suku
bunga.
- nper merupakan total jumlah
periode pembayaran.
- pv adalah nilai sekarang
atau nilai penanaman modal hari ini. Jika pv dihilangkan,
maka akan diasumsikan 0.
- fv merupakan nilai
kemudia (future value) atau nilai modal pada akhir jangka
waktu. Apabila nilai ini dihilangkan, maka diasumsikan 0.
- type merupakan waktu
pembayaran.
Contoh :
A
|
B
|
|
1
|
Data
|
Keterangan
|
2
|
10%
|
Besarnya bunga pertahun
|
3
|
10
|
Periode pembayaran (Bulan)
|
4
|
10.000.000
|
Jumlah pokok pinjaman
|
Rumus
untuk mencari bsarnya nilai angsuran tiap bulan adalah :
Rumus
|
Keterangan
|
Hasil
|
=PMT(A2/12,A3,A4)
|
Besarnya angsuran
perbulan dengan data seperti tabel di atas
|
($,046,403.81) atau -1,046,403.81
|
1. Fungsi FV
Fungsi FV digunakan untuk
menghitung nilai yang akan datang.
Syntax : =FV(rate;nper;pmt;pv;type)
RATE adalah jumlah periode/return investasi
Syntax : =FV(rate;nper;pmt;pv;type)
RATE adalah jumlah periode/return investasi
- NPER
adalah jumlah periode pinjaman/investasi
- PMT
adalah jumlah pembayaran setiap periode
- PV
adalag future value atau nilai yang saat ini
- Type
bernilai 0 atau 1 yang menentukan kapan pembayaran jatuh tempo, 0 untuk
jatu tempo diakhir periode dan 1 untuk jatuh tempo di awal periode.
Misalnya;
Setiap bulan fahri membeli reksadana saham sebanyak Rp.3.000.000, Berapakah nilai reksadana saham fahri 25 tahun lagi dengan asumsi reksadana saham mampu memberikan retunr investasi 12% setiap tahunnya ?
Rate = 12% (Dibagi 12 untuk setiap bulannya)
Setiap bulan fahri membeli reksadana saham sebanyak Rp.3.000.000, Berapakah nilai reksadana saham fahri 25 tahun lagi dengan asumsi reksadana saham mampu memberikan retunr investasi 12% setiap tahunnya ?
Rate = 12% (Dibagi 12 untuk setiap bulannya)
- Nper
= 300 (25 tahun dikali 2)
- Pmt
= Rp.3.000.000 (Pembelian reksadana setiap bulannya)
- Pv
= 0 ( Fahri tidak mempunyai reksadana saat ini)
- Type
= 1 (Pembelian reksadana di awal bulannya)
Syntax
: =FV(C89/12;C90;C91;C92;1)
2. Present
Value (PV)
Present Value digunakan untuk mengitung nilai
investasi/asset saat ini. Formula:
=PV(Rate;
NPer; PMT; -[FV]; [Type])
Keterangan:
·
Rate :
besarnya bunga setiap periode.
·
NPer :
jumlah periode
·
PMT :
nilai angsuran tetap/annuitas anda buat negatif, agar hasil akhir formula
bernilai positif.
·
Nilai
-[FV] dan [Type] bersifat opsional artinya bisa anda abaikan jika tidak
diperlukan (tidak terdefinisikan).
Misalnya:
Ketika pensiun 25 tahun lagi yoga ingin mempunyai uang sebanyak Rp.1.000.000.000 (1 Milyar), Berapakah nilai uang 1 milyar saat ini dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi diangka 6% pertahun ?
Rate = 6% (Per tahun)
Ketika pensiun 25 tahun lagi yoga ingin mempunyai uang sebanyak Rp.1.000.000.000 (1 Milyar), Berapakah nilai uang 1 milyar saat ini dengan asumsi pemerintah mampu mempertahankan inflasi diangka 6% pertahun ?
Rate = 6% (Per tahun)
- Nper
= 25 (tahun)
- PMT
= 0 (tidak ada pembayaran setiap bulannya)
- FV
= 1.000.000.000
Syntax
: =PV(C70;C71;C72;C73;0)


Komentar
Posting Komentar